|
Aku
Cinta Kamu, Tom
by:
Fahmi_Potter
Tipe: One shot
Rating: PG-13
Genre: Drama
Karakter: Tom Riddle, Merope Gaunt, Mellisa Newton, Pendeta
Bahasa: Indonesia
Disclaimer: Semua milik JK adalah miliknya, jika bukan
berarti milik Saya
Seorang pria tampan sedang membaca surat lusuh yang
diterimanya beberapa hari yang lalu dengan penuh kengerian
dan kemurkaan
UntukMu Tom Riddle
Mungkin setelah hari ini, kita akan berpisah... Maafkan aku
atas semua kejadian itu aku benar-benar tak bermaksud untuk
melakukannya, aku benar-benar mencintaimu dan aku sangat
mencintaimu melebihi nyawaku. Aku rela melakukan apapun agar
kau bisa selalu berada disampingku termasuk memberimu ramuan
cinta. Ramuan cinta yang benar-benar kusesali bahwa aku
telah membuatnya untukmu, bahwa aku telah memberikan seluruh
hidupku untukmu. Kenangan indah saat kau berada disampingku
senyum manismu, tawa kecilmu yang kau buat-buat, wajahmu
yang begitu tampan, sentuhan hangat tubuhmu, kecupan bibirmu,
oh rasanya seperti berada disurga, apalagi pelukan mesra
darimu dan.. dan.. aku tak kuat untuk mengingat semua
kenangan indah saat kau ada disisiku. Yah semua kenangan
indah itu hanyalah sementara, karena aku selalu khawatir
akan lunturnya khasiat dari ramuan cinta itu setiap hari aku
selalu cemas, aku selalu gelisah dan setelah beberapa saat
hidup dalam kegelisahan itu aku mulai mempercayai bahwa
orang yang terus-menerus diberi ramuan cinta lama-kelamaan
akan mencintai si pembuat ramuan tersebut, dan kau tahu aku
mulai mempercayai bahwa kau memang benar-benar mencintaiku.
Aku pun memutuskan untuk menghentikan pemberian ramuan itu,
tapi apa yang terjadi kau meninggalkanku, kau menganggapku
gila lalu kau pergi begitu saja tanpa tahu bagaimana
perasaanku yang sesungguhnya dan tanpa tahu bahwa aku telah
mengandung anakmu, anak hasil hubungan cinta kita. Aku akan
datang kerumahmu tepat dihari ulang tahunmu
Penuh Cinta
Merope
"Tom ini sudah waktunya, kita harus berangkat ke gereja
sekarang" ucap seorang wanita yang sedang tergesa-gesa
"Ya aku sudah siap" ucap pria tampan itu sambil membakar
surat yang dibacanya
"Selamat tinggal wanita jalang, kuharap kau tidak
mengacaukan hari ini" kata tom dengan kejijikan
Lalu ia bergegas menuju kebawah dan langsung pergi menuju ke
gereja karena hari itu adalah hari pernikahannya
"Aku ingin seperti Mellisa, menikah dihari Ulang tahun
Suaminya" ucap seorang wanita di sebuah kursi panjang gereja
"Nah itu Tom datang" ucap wanita lain
Susana digereja sangatlah hangat dan tegang serta sunyi
senyap sampai Pendeta menanyakan Ikrar Pernikahan
"Apakah kau Tom Riddle bersedia menerima Mellisa sebagai
Istrimu, baik dikala suka maupun duka dan tak terpisahkan
sampai maut menjelang" tanya pendeta itu pada tom
"Aku bersedia" jawabnya dengan senang
"Apakah kau Mellisa Newton bersedia menerima Tom Riddle
sebagai Suamimu, baik..."
"Aku bersedia" jawab Mellisa mendahului pendeta
Para undangan tertawa ricuh akibat hal itu dan kedua
pasangan itu pun ikut tertawa
"Apakah ada yang tidak setuju dengan pernikahan kedua
mempelai ini?" tanya pendeta ke seluruh undangan
Suasana hening sejenak
"Baiklah jika begitu..."
Tetapi ucapan pendeta itu sekali lagi terhenti oleh
kehadiran wanita yang sangat pucat dengan pakaian yang kotor
dan compang-camping
"Tunggu.. Aku tidak setuju dengan pernikahan ini" ucap
Merope dengan tegas
"Apa maksudmu Jalang" ucap Tom bengis
"Aku tidak setuju karena aku telah mengandung anakmu, anak
dari hasil hubungan cinta kita. Ini anak kita Tom, anakmu
Tom, anakmu" ucap Merope sambil berjalan menuju altar
pernikahan
"Tom siapa dia, apakah dia benar-benar mengandung anakmu"
tanya Mellisa kaget
"Tidak aku tidak kenal dengan dia, aku tak pernah
berhubungan dengannya" ucap Tom marah dan langsung
menghindar dari sentuhan Meurope
"Tapi Tom, bagaimana dengan kenangan indah kita, bagaimana??"
tanyanya sambil menangis
"Aku tak pernah kenal denganmu, dan aku tak mau kenal
denganmu, dasar Jalang Miskin" ucap Tom
"Apakah kau sudah membaca suratku Tom? Apakah kau sudah
membacanya? Kukira setelah kau membaca suratku itu, kau akan
mencintaiku" kata wanita itu, yang sekarang berusaha
mendekati Tom lagi
"Aku tak akan pernah mencintaimu dan kuharap kau segera
pergi" ucap Tom
Sebelum Merope mampu menyentuh tubuh Tom ia langsung
mendapat tamparan dari Mellisa
"Jalang apakah kau sudah mendengar kata-kata Tom, segera
pergi dari sini. Dan kau tahu biarpun ia telah mengandung
anakmu, aku akan tetap menikahinya dan aku tak peduli
terhadapmu seperti Tom menolakmu" ucap Mellisa bengis
Lalu suasana sunyi, dan yang terdengar hanyalah suara
tangisan dari Merope lalau ia mengeluarkan sebuah tongkat
panjang dan menjulurkannya tepat di dada Mellisa segera saja
sebuah sinar hijau menghantam tubuh Mellisa. Semua orang
segera saja berteriak dan berlarian
"Aku akan membunuh semua orang yang menikah denganmu" ucap
Merope lalau ia pun pergi meninggalkan ruangan itu
Kembali |