logo SUARA MERDEKA
Line
 Internasional Rabu, 9 September 1998  
Line
 

Wan Azizah Yakin Suaminya Tidak Pernah Melakukan Sodomi

Anwar dan istri
KUALA LUMPUR - Meski mantan menteri keuangan Malaysia Anwar Ibrahim dituduh melakukan tindak kriminal seksual, istrinya menyatakan tetap setia di sisi Anwar.

Wan Azizah Wan Ismail mengatakan Selasa kemarin, dia dan enam anaknya tidak percaya dengan tuduhan-tuduhan yang menyebutkan Anwar berbuat sodomi dengan sopirnya dan tidur bersama wanita-wanita lain.

"Kami mendukung Anwar secara penuh. Kami sungguh-sungguh percaya, saya dan anak-anak, kami sungguh-sungguh percaya terhadap kesuciannya,'' kata Azizah, yang juga seorang dokter, kepada Reuters, Selasa kemarin.

Mengenakan kerudung warna jingga, Azizah terus menggandeng tangan suaminya selama wawancara di lantai satu kediaman pribadi mereka, sebuah rumah dua tingkat bercat putih di kawasan pinggiran kota Kuala Lumpur.

Anak-anak terdengar berteriak-teriak gembira sambil bermain-main di lorong jalan di dekat rumah Anwar.

Di sebelah dinding tampak bertumpuk-tumpuk kardus, berisi barang-barang dari kediaman resmi menteri.

Keluarga Anwar langsung meninggalkan kediaman resmi itu setelah dia mendadak dipecat dari jabatan wakil PM dan menteri keuangan.

Azizah juga tampil mendampingi Anwar saat jumpa pers sejak dia dipecat Rabu lalu.

Menangis Terharu

Azizah terlihat sanggup menahan diri, meskipun dia mengakui tidak kuasa menahan tangis dua kali saat tampil di depan umum mendampingi suaminya ketika ada para tamu yang menderita sakit kanker datang hendak menemui Anwar.

Sesaat menjelang wawancara dengan Reuters kemarin, Azizah terlihat menitikkan air mata haru ketika seorang mantan guru Anwar berusia 80 tahun berkunjung ke kediaman tokoh kontroversial ini untuk menyampaikan dukungannya.

Azizah menyalami ribuan pengunjung yang setiap hari berduyun-duyun mendatangi rumah mereka.

Sebagian tamu rela tidur di atas karpet di lantai, tamu-tamu lainnya duduk di kursi plastik di halaman rumput bernaungkan tenda-tenda bergaris-garis putih-biru.

Azizah adalah seorang dokter ahli mata. Dia ditanya bagaimana dia dan anak-anaknya menghadapi tekanan perasaan setelah tahu Anwar bisa segera ditangkap polisi atas tuduhan-tuduhan tersebut.

"Anak-anak membaca koran. Saya sudah berbicara kepada mereka. Saya ceritakan semuanya, dan mereka mengerti. Anak-anak mendukung ayah mereka karena mereka selalu bertanya kepada saya, 'Ayah begitu baik, begitu lembut, Mengapa ada semua kebohongan ini?''

Azizah, seperti suaminya, adalah seorang muslim yang taat. Dia menuturkan, dia menemukan kekuatan dalam ibadahnya.

"Saya selalu berkaca kembali pada pengalaman Nabi, dan cara ini sangat mudah dilakukan. Dalam pengalaman Nabi kami temukan contoh dalam apa pun yang telah dilalui orang-orang yang taat dan taqwa. Jadi, anak-anak juga bisa menerima cobaan ini,'' kata dia.

"Saya katakan kepada anak-anak agar tetap tegar karena mereka berada di pihak yang benar, untuk mempertahankan kehormatan dan integritas karena Anwar telah dipersalahkan. Anak-anak menyadarinya,'' kata Azizah.(rtr-gn-52) 


Berita Utama | Semarang | Sala & DIY | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Opini | Ekonomi | Suplemen | Fokus | English | Menu Utama 
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA
Hosted by www.Geocities.ws

1