logo SUARA MERDEKA
Line
 Internasional Rabu, 9 September 1998  
Line
 

Anwar Punya Bukti Konspirasi

KUALA LUMPUR - Mantan menteri keuangan Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan Selasa kemarin, dia memiliki bukti adanya konspirasi oleh para pejabat senior pemerintahan yang bertujuan ''menghabisinya'' secara politik. Anwar mengatakan pula, dia tidak bisa ke luar dari rumahnya karena khawatir akan ditangkap.

Dalam suatu wawancara di kediamannya di kawasan pinggiran ibu kota, Anwar membantah tuduhan PM Mahathir Mohamad bahwa dia menghendaki penangkapan.

"Saya punya berbagai indikasi bahwa dalam gerakan-gerakan saya, gerakan merdeka, tidak akan ditoleransi karena mereka akan menjadi tidakaman dan tidak stabil, kemudian mereka merekayasa tuduhan-tuduhan baru terhadap saya,'' kata dia.

Anwar didampingi istrinya, mengenakan jas terbuka dan kakinya dibiarkan tidak bersepatu. Dia menyatakan, untuk kedua kalinya dalam kurun waktu empat hari ini dia membatalkan rencana tur keliling negeri.

Tur ini sedianya akan menjadi ajang kampanyenya untuk mendesakkan reformasi politik dan membawa kasusnya ke masyarakat luas.

"Karena setiap orang berdatangan kemari, berbondong-bondong dari berbagai tempat, maka mereka mengatakan mengapa saya tetap perlu pergi keliling kota?'' ujar Anwar.

Para pendukungnya sekaligus memanfaatkan waktu longgar masa liburan ini untuk berkunjung ke kediaman pribadi Anwar di Kuala Lumpur barat.

Namun, Anwar mengakui adanya kemungkinan penangkapan terhadap dirinya juga ikut menjadi pertimbangan agar dia membatalkan kampanyenya. Rencananya, tur kampanye ini dimulai Rabu ini.

Sabtu pekan lalu dia mendadak membatalkan rencana tur kampanyenya ke kota kelahirannya Penang.

Menjadi Pahlawan

Mahathir mengatakan, tidak ada pembatasan-pembatasan apa pun bagi gerakan-gerakan dan aktivitas Anwar.

"Tidak ada larangan bagi dia untuk berkeliling. Saya harus mengatakan dia sedang berusaha semaksimal mungkin untuk memaksa pemerintah menangkapnya, kemudian dia akan menjadi pahlawan dan pers asing lalu akan menulis berbagai hal tentang pemerintahan otoriter Malaysia,'' kata Mahathir.

Anwar hanya mencemooh pernyataan Mahathir. "Saya seorang yang sangat realistis. Saya siap menghadapi hal terburuk, tetapi saya tidak minta ditangkap dengan alasan UU Keamanan Dalam Negeri. Orang-orang itulah yang bicara tentang hal itu. Saya sudah mengalaminya,'' ujarnya.

Anwar penah mendekam di penjara selama 20 bulan karena dituduh melanggar UU Keamanan Dalam Negeri pada awal 1974 karena dia memimpin demonstrasi antipemerintah.

Anwar mengatakan, sebagai ganti tur yang batal itu dia akan menemui para pendukungnya di rumahnya di ibu kota Malaysia. Dia kemudian mengatakan, dia berencana untuk berangkat Rabu ini namun sejak itu dia mempertimbangkannya kembali.

Anwar dipecat sehari setelah pemerintah memberlakukan pengawasan nilai tukar asing dan mata uang, membawa negara menjauhi kebijakan-kebijakan pasar bebasnya.

Polisi pekan lalu mengungkapkan tuduhan tindakan kriminal seksual, perzinahan dan berbagai tuduhan lain. Atas tuduhan ini, Anwar bisa didakwa dan diajukan ke pengadilan. Dia Mingu lalu mengatakan saudara angkatnya telah ditangkap dan dia khawatir sekretarisnya juga akan ditangkap pula.

Dia menuduh para lawan politiknya sengaja membuat-buat tuduhan itu, "Di negeri ini, PM dan Wakil PM tidak bisa pergi ke mana pun tanpa dikelilingi pengawalan ketat pasukan keamanan. Jika saya pernah dipergoki datang ke seluruh vila dan hotel itu, pasti harus ada pula laporan dari petugas keamanan negara. Sekarang, mana laporan itu?'' ujarnya mempertanyakan dasar tuduhan itu.

Tunjukkan Perpecahan

Kecuali pergi ke masjid di dekatnya Jumat lalu, Anwar berada di rumahnya sejak Kamis lalu, menyambut ribuan simpatisan yang datang dari banyak daerah Malaysia untuk menyatakan dukungannya.

Ditanya apakah dia merasa seolah-olah berada dalam tahanan rumah, Anwar mengatakan, "Tidak ada keputusan semacam itu namun saya merasa ada indikasi bahwa gerakan bebas saya tidak akan ditoleransi karena mereka akan menyulut kekacauan dan ketidakstabilan, kemudian mengajukan tuduhan-tuduhan baru terhadap saya.''

Tidak ada alasan spesifik bagi pemecatan Anwar meski para penguasa merinci tuduhan-tuduhan skandal seks dan tindakan tidak pantas lainnya oleh Anwar. Penguasa juga menyatakan penyelidikan-penyelidikan tengah dilakukan.(rtr-B16-gn-52) 


Berita Utama | Semarang | Sala & DIY | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Opini | Ekonomi | Suplemen | Fokus | English | Menu Utama 
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA
Hosted by www.Geocities.ws

1