
| Berita Utama | Minggu, 20 September 1998 |
Saudara Angkat Anwar DipenjaraKUALA LUMPUR- Mantan Menteri Keuangan dan PM Malaysia Anwar Ibrahim akan menyelenggarakan aksi protes di pusat kota Kuala Lumpur, Minggu ini, saat Ratu Elizabeth dari Inggris menghadiri misa di sebuah gereja dekat lokasi tersebut.Rencana Anwar, yang diumumkan pada Jumat malam di hadapan 40.000 pendukungnya di timur laut Malaysia, tampaknya akan mengakibatkan Anwar terlibat bentrokan dengan pihak berwenang. Sementara itu, Pengadilan Kuala Lumpur menjatuhkan hukuman penjara enam bulan kepada saudara angkat Anwar dan seorang warga Pakistan karena mengizinkan Anwar menyodomi mereka. Demikian laporan kantor berita Bernama. Saudara angkat Anwar, Sukma Darmawan Sasmitaatmadja dan warga Pakistan bernama Munawar Ahmad Anees mengaku mengizinkan Anwar melakukan sodomi atas mereka. Perbuatan itu menurut ketentuan hukum pidana Malaysia merupakan pelanggaran. Sodomi merupakan salah satu dari sejumlah tuduhan yang dikenakan terhadap Anwar, dan dijadikan alasan pemecatannya dari kabinet pada 2 September lalu. Bernama melaporkan, Sukma (37) mengaku melakukan hubungan sodomi tersebut di kediaman resmi Anwar di sebuah kamar khusus pada April 1998. Sementara Munawar (51) adalah salah seorang konsultan di perusahaan Real Mild Snd Bhd dan redaktur majalah tiga bulanan berbahasa Inggris mengenai masalah Islam yang telah dibredel. Ia memiliki izin tinggal tetap di Malaysia dan AS. Dalam sidang itu, disebutkan Munawar, yang digambarkan sebagai "sahabat dan mitra intelektual'' Anwar, kerap diundang Anwar ke rumah pribadinya. Menurut Bernama, ia mengaku bersalah "melakukan tindakan tidak senonoh dengan Anwar Ibrahim'' pada Maret 1993 di kediaman Anwar. Anwar, yang baru kembali dari lawatannya ke dua negara bagian di Malaysia Timur, menyelenggarakan jumpa pers di kediamannya sekitar pukul 16.00 waktu setempat untuk menjelaskan masalah tersebut. Kasus pengadilan itu makin merumitkan drama politik menyusul pemecatan Anwar dan penahanan sejumlah orang dekatnya, termasuk dua sekretarisnya. Selain sodomi, Anwar dituduh terlibat penyuapan, penyalahgunaan kekuasaan, menghasut, membahayakan keamanan nasional, mencampuri penyidikan polisi, dan menghilangkan bukti. Anwar (51) belum secara resmi dijatuhi hukuman. Ia menganggap tuduhan itu merupakan bagian dari persekongkolan tingkat tinggi. Tekanan Anwar berencana menggelar aksi protes Minggu petang ini di Lapangan Merdeka, Kuala Lumpur. Padahal, di dekat lokasi itu akan hadir Ratu Elizabeth dan sedang berlangsung Pesta Olahraga Persemakmuran Ke-16. Ratu Elizabeth dijadwalkan tiba di Kuala Lumpur dari Brunei Darussalam, Minggu pukul 13.55 waktu setempat dan menghadiri misa di Gereja Anglikan Santa Maria pukul 16.10. Lokasi gereja itu bersebelahan dengan Lapangan Merdeka, tempat Anwar berniat memulai rapat umum pada pukul 16.00 waktu setempat, atau 10 menit sebelum Ratu tiba di gereja tersebut. Minggu pagi, sejumlah atlet peserta pertandingan maraton dalam Pesta Olahraga Persemakmuran dijadwalkan akan berlomba di lapangan yang sama. Sejumlah diplomat mengatakan, rencana rapat umum Anwar itu membuat pihak berwenang Malaysia makin terdesak untuk mempertimbangkan penangkapan mantan anggota kabinet yang dipecat pada 2 September dan tengah disidik menyangkut kasus seksual dan pengkhianatan itu. Anwar makin banyak berpidato dalam beberapa hari terakhir dan pada Jumat untuk kali pertama meminta Mahathir mundur. (rtr-gn-52c) |